Pernahkah kamu mendengar atau membaca teks deskripsi? Tentu kamu pernah melihat acara jalan-jalan dari sebuah televisi yang menayangkan keindahan pariwisata Indonesia dengan pemaparan yang menarik. Atau pernahkah kamu membaca info perjalanan yang mendeskripsikan keindahan wisata Indonesia? Ya, itulah beberapa contoh teks deskripsi. Teks deskripsi dapat ditemukan di buku yang berisi informasi perjalanan, dalam film atau cerpen, majalah perjalanan, dan program televisi tentang jalan-jalan. Pada kegiatan ini gurumu akan memandu agar kamu aktif menemukan ciri umum dan pemetaan isi teks deskripsi. Ikuti rangkaian kegiatan berikut dengan penuh gairah! Selamat belajar menjadi pendeskripsi andal. Bacalah teks berikut.
Parangtritis nan Indah
Pemandangan Pantai Parangtritis sangat memesona. Di sebelah kiri, terlihat tebing yang sangat tinggi, di sebelah kanan, kita bisa melihat batu karang besar yang seolah-olah siap menjaga gempuran ombak yang datang setiap saat. Pantai bersih dengan buih-buih putih bergradasi abu-abu dan kombinasi hijau sungguh elok.
Kemolekan pantai serasa sempurna di sore hari. Di sore hari, kita bisa melihat matahari terbenam yang merupakan saat sangat istimewa. Lukisan alam yang sungguh memesona. Semburat warna merah keemasan di langit dengan kemilau air pantai yang tertimpa matahari sore menjadi pemandangan yang memukau. Rasa hangat berbaur dengan lembutnya hembusan angin sore, melingkupi seluruh tubuh. Seakan tersihir kita menyaksikan secara perlahan matahari seolah-olah masuk ke dalam hamparan air laut.
Banyaknya wisatawan yang selalu mengunjungi Pantai Parangtritis
ini membuat pantai ini tidak pernah sepi dari pengunjung. Di pantai
Parangtritis ini kita bisa menyaksikan kerumunan anak-anak bermain
pasir. Tua muda menikmati embusan segar angin laut. Kita juga bisa naik
kuda ataupun angkutan sejenis andong yang bisa membawa kita ke area
karang laut yang sungguh sangat indah.
Ayah, Panutanku
Ayahku bernama Abu Salman. Ayah berpostur sedang, berumur sekitar 54
tahun. Rambutnya putih beruban. Di dagunya terdapat bekas cukur jenggot
putih di dagunya. Kulit ayahku kuning langsat. Wajah ayah tipikal Batak
dengan rahang yang kuat dan hidung mancung tapi agak besar. Matanya
hitam tajam dengan alis tebal. Sepintas ayahku seperti orang India.
Meskipun kelihatannya mengerikan, ayahku orang yang sabar. Wajahnya
teduh dan selalu tersenyum menghadapi masalah apa pun. Ya, ayahku
adalah orang yang paling sabar yang pernah aku kenal. Tidak pernah terlihat
marah-marah atau membentak. Beliau selalu menunjukkan perasaanya
lewat gerakan bermakna di wajahnya. Jika melihat anaknya membandel,
ayah hanya menggeleng sambil berkata lirih untuk membujuknya.
Tidak seperti orang Batak yang logatnya agak keras, ayahku sangat pendiam.
Beliau yang irit kata, lebih suka memberi contoh langsung kepada anaknya
tanpa perlu menggurui. Bagai air yang mengalir tenang, tetapi sangat
dalam. Beliau adalah teladan bagi anak-anaknya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar